.

Itachi Uciha

Semenjak kemunculan pertamanya, sosok Itachi selalu diselimuti dengan misteri, ia selalu bersikap misterius dan bertingkah seperti menyembunyikan jati dirinya yang sebenarnya. Ketika flashback masa lalunya ditampilkan, Itachi diperlihatkan sebagai seorang kakak yang penyayang, namun setelah peristiwa pembantaian Klan Uchiha, nampaknya semua sikap baiknya itu hanyalah sebuah kepura-puraan. Tetapi,
di akhir hidupnya, kebenaran hidupnya akhirnya terbongkar juga, Itachi sebenarnya memang seorang kakak yang penyayang dan cinta damai seperti yang dulu, namun selama ini ia menyembunyikan semuanya. Selama menjadi anggota Akatsuki, tak satu pun anggota Akatsuki yang mengetahui akan kebenarannya ini, kecuali Madara Uchiha.

Sebagai anggota Akatsuki, Itachi mampu mengontrol emosi dan perasaan dirinya sendiri dengan baik, dan hampir tidak pernah menunjukkan ekspresi wajahnya saat bertarung, wajahnya selalu terlihat tenang dan "dingin". Walaupun begitu, sesekali Itachi juga pernah menunjukkan ekspresi terkejut di wajahnya saat berhadapan dengan lawan yang memiliki kekuatan dan kemampuan yang lebih hebat dari yang ia bayangkan sebelumnya, namun ia masih bisa bersikap tenang. Saat bertarung, Itachi tidak pernah menunjukkan kesombongan atau rasa arogan, setiap pernyataan yang ia buat tentang kekuatannya memiliki alasan, bahkan, tak jarang ia memuji kemampuan musuhnya.


Selain memiliki kekuatan yang luar biasa, Itachi juga memiliki kecerdasan yang juga tak kalah mengagumkan. Itachi merupakan seorang Ninja yang sangat pintar dan jeli dalam menghadapi segala situasi, ia juga pintar dalam mengambil keputusan. Hal ini terbukti dari sikapnya yang tidak pernah panik setiap menghadapi musuh-musuhnya. Itachi juga memiliki intuisi yang baik, ia hampir tidak pernah tertipu oleh musuhnya, kalaupun iya, Itachi dapat dengan cepat menyadarinya. Meski berstatus sebagai seorang Kriminal Buron tingkat S, yang telah menghabisi klannya sendiri tanpa ampun, Itachi sebenarnya seorang Ninja yang tidak menyukai kekerasan dan pertarungan. Ia lebih suka menghindari pertarungan, atau setidaknya, mengakhiri pertarungan dengan cepat.


Itachi masuk ke Akatsuki bukan tanpa sebab. Selain untuk menguasai kekuatan Biju, Itachi masuk ke Akatsuki agar tujuan utamanya dapat terlaksana. Itachi berharap dengan masuknya ia ke Akatsuki, Itachi dapat terus melindungi desanya, Konoha, dengan mengawasi kegiatan para petinggi Konoha, terutama Sasuke, secara tidak langsung dari luar. Hal ini diperlihatkan pada saat ia bersama Kisame melakukan pencarian Kyubi ke Konoha. Sebenarnya, ia datang ke Konoha tidak hanya untuk menangkap Kyubi saja, namun juga untuk:


Membocorkan secara tidak langsung tentang keberadaan dan informasi Akatsuki kepada Konoha


Membuktikan tujuannya untuk melindungi Konoha (secara tidak langsung), dan


Memberitahukan secara tidak langsung kepada para petinggi Konoha bahwa ia masih hidup, sehingga para petinggi Konoha (masih) tidak dapat berbuat yang tidak-tidak terhadap Sasuke


Membuktikan tujuannya untuk melindungi Sasuke (secara tidak langsung)


Karena tujuannya ini, Itachi menjadi seorang anggota Akatsuki yang sangat loyal baik terhadap organisasi sendiri maupun sesama anggota lainnya. Dibandingkan dengan anggota Akatsuki lainnya, Itachi lah yang paling mementingkan kesuksesan dan kerahasiaan Akatsuki, sehingga tak ragu lagi, sikapnya ini lah yang telah membawa Akatsuki menuju keberhasilan. Selain itu, dibandingkan dengan pasangan Akatsuki lainnya, pasangan Itachi-Kisame lah yang paling bersahabat, jarang terjadi pertengkaran. Kisame sendiri kelihatannya memiliki rasa loyal yang tinggi terhadap Itachi, ia selalu melakukan apa yang Itachi perintahkan padanya dengan segera, dan selalu memperhatikan keadaan Itachi. Sebenarnya, Itachi juga memperlakukan anggota Akatsuki lainnya sama seperti perlakuannya tehadap Kisame, namun nampaknya, sikap baiknya ini tidak dibalas oleh anggota lainnya. Satu-satunya anggota yang tidak bersikap buruk padanya hanyalah Kisame.


Walau sifatnya yang terkesan tenang, dingin, dan misterius, Itachi pernah menunjukkan sifat kasar dan bengis nya saat sedang berduel genjutsu dengan Sasuke. Saat itu, Sasuke mencoba untuk masuk ke dalam pikiran Itachi lewat Genjutsu. Disini, Itachi berkata terang-terangan kepada Sasuke bahwa tujuannya yang sebenarnya membiarkan Sasuke hidup adalah untuk mengambil matanya dan memperoleh Mangekyou Sharingan abadi. Itachi juga berkata bahwa Klan Uchiha bukanlah apa-apa selain sebuah klan rendahan yang kotor, busuk dan keji, semenjak banyaknya anggota klan yang tega membunuh teman dekatnya sendiri untuk memperoleh Mangekyou Sharingan, dan mengambil mata anggota Klan Uchiha lainnya untuk mendapatkan kekuatan abadi Mangekyou Sharingan. Setelah genjutsu Sasuke ini hilang, Itachi bahkan juga mengatakan sendiri bahwa dirinya yang bersifat tenang, kalem dan dingin hanyalah sebuah topeng. Kepribadiannya (yang kasar) ini pun akhirnya terungkap sebagai sebuah kepura-puraan belaka, Itachi yang sebenarnya memang bersifat tenang, namun saat itu, ia berpura-pura untuk lebih memperkuat alasan adiknya membunuh dirinya. Semua itu ia lakukan hanya demi cintanya yang sangat besar terhadap adiknya, Sasuke.


Menjelang akhir hayatnya, Itachi menyerahkan seluruh tekadnya kepada Naruto, yang ia anggap sebagai orang yang paling bisa dipercaya untuk menyelamatkan dan melindungi Sasuke. Setelah mendengarkan jawaban Naruto untuk tetap melindungi Sasuke dan juga sekaligus melindungi Konoha, Itachi menghadiahkannya setengah dari kekuatannya. Itachi sangat bahagia mendengar kebulatan tekad Naruto untuk terus melindungi Sasuke, dan tersenyum setelah mendengar respons dari Naruto. Itachi bahkan mempercayainya untuk bisa membawa Sasuke kembali ke jalan cahaya.

Hokage Pertama

Pada awalnya Hashirama merupakan pemimpin klan Senju. Selama masa peperangan pertama, klan Senju dihormati sebagai salah satu dari dua klan terkuat di dunia, menyaingi klan Uchiha. Oleh sebab itu, klan Senju sering bertikai dengan klan Uchiha dan Hashirama sendiri sering melawan Madara Uchiha secara pribadi. Karena lelah dengan pertikaian, Hashirama dan klannya mend
atangi Klan Uchiha untuk mengajukan perdamaian. Setelah bersekutu dengan klan Uchiha, kedua kelompok tersebut mendirikan Konohagakure yang berkembang menjadi salah satu dari lima negara shinobi terbesar.

Kemudian, Madara meninggalkan Konoha setelah ia mengambil mata adiknya sendiri. Konflik tersebut mengakibatkan pertarungan antara Hashirama dan Madara di Lembah Akhir. Pertarungan tersebut dimenangkan oleh Hashirama. Untuk mengenang pertarungan tersebut, didirikan patung Hashirama dan Madara di Lembah Akhir. Kedua patung tersebut berdiri mengapit air terjun sambil berhadap-hadapan.


Bagaimanapun juga masa perang masih berlanjut, dan sambil memikirkan masa depan Konoha, Hashirama dan adiknya, Tobirama Senju, melatih Hiruzen Sarutobi, Hokage Konoha di masa depan

Anbu

ANBU adalah pasukan elit pembunuh rahasia yang ditugasi untuk melakukan misi yang super berbahaya. Anbu adalah kependekan dari "An"satsu Senjutsu Tokushu "Bu"tai. Ketika melakukan misi, mereka tidak memakai nama dan tidak boleh melepas topengnya. Para anbu biasa bertindak sebagai mata-mata, Oinin ( ninja pemburu ), pemusnah mayat, pembunuhan rahasia, inteljen desa, maupun perlindungan terhadap hok
age. Mereka juga kebagian tugas menghadapi ninja kelas S yang kebanyakan ninja tidak ingin melawannya. Bahkan mereka pernah mendapatkan tugas untuk menjaga orang yang dianggap bisa menghancurkan desa. Contohnya saat 3 orang ANBU ditemani oleh 2 orang ninja medis menjaga Yakumo di rumah isolasinya. Kakashi masuk tim anbu di umur 16 tahun, sementara itachi menjadi anbu pada umur 13 tahun dan menjadi ketua pada umur 15 tahun. Para anbu bergerak secara misterius dan diam-diam. Para ANBU biasanya terdiri dari para Jounin. Di konoha, divisi ANBU ada 2.Pertama adalah ANBU yang dipimpin oleh Hokage.Yang kedua adalah ANBU tidak resmi yang tidak diketuai oleh Hokage,tetapi oleh Danzo.ANBU ini adalah ANBU yang sangat rahasia.Namanya adalah ANBU "Ne". Sai adalah anggota divisi ini. Mereka tidak punya nama, perasaan, rumah, keluarga, yang mereka punya hanyalah misi; itulah motto dari "Ne"

Orochimaru

Orochimaru adalah karakter fiksi dari anime dan manga Naruto. Nama "Orochimaru", seperti halnya Jiraiya dan Tsunade diambil dari sebuah literatur kuno Jepang, Jiraiya Goketsu Monogatari (児雷也豪傑物語, "Legenda Jiraiya yang pemberani"). Orochimaru dalam legenda tersebut berperan sebagai murid Jiraiya sebelum akhirnya terinfeksi oleh sihir ular. Dalam mitologi Jepang, ular berkepala delapan, ketika terbu
nuh, mengeluarkan sebuah pedang bernama Kusanagi dari ekornya; Orochimaru memiliki Kusanagi ini pada cerita Naruto, dan menggunakannya ketika bertarung melawan Hokage Ketiga, dia juga pernah menggunakan pedang ini ketika menghadapi Jiraiya dan Tsunade, dan terakhir, ia menggunakannya untuk melawan Naruto (yang ketika itu berbentuk rubah ekor empat). Dalam film Naruto: Ultimate Ninja, pedang Kusanagi disebut sebagai Grass Halberd, sebuah plesetan dari arti yang sebenarnya, Grass-Cutter atau pemotong rumput.

Orochimaru berjenis kelamin laki-laki, tetapi suaranya seperti perempuan. Ini dilakukan untuk membuatnya terlihat lebih kejam, sama seperti tokoh Frieza dalam anime Dragon Ball Z. Faktanya, pada awal serial Naruto, dia benar-benar terlihat seperti wanita karena ia menggunakan tubuh seorang ninja yang berjenis kelamin wanita. Sebagai tambahan, dalam cerita singkat masa lalu (flashback), dia merekut anggotanya dengan menyamar sebagai wanita yang menggunakan kimono, dengan sebuah busur panah besar di punggungnya.